Tuesday, 6 June 2017

# IIP # Live

Tantangan 10 Hari Komunikasi Produktif #Day 5


Ternyata ada begitu banyak tantangan dalam berkomunikasi dengan pasangan. Meskipun kami sudah lama mengenal, tetap saja masih banyak hal-hal baru yang menjadi kejutan di tiap hari kehidupan rumah tangga kami. 

Suamiku, seperti yang aku jelaskan tempo hari, merupakan penganut "Never read code or what-so-ever". Alhasil, aku sering dongkol sendiri jika maksudku itu ditanggapi lain olehnya. Dan entah mengapa, setiap pembelaan yang dia berikan selalu terdengar benar ditelingaku - Ya mana aa tahu. Kamu kan gak bilang begitu - katanya. Makin dongkolah diriku ini.

Kesibukan kami masing-masing membuat kami hanya berkomunikasi lewat lini masa atau jaringan telepon. Sesampainya di rumah, kami terlalu asyik larut dalam dunia maya. Buruk memang. Dan itu yang berusaha kami selamatkan. Lewat latihan ini, saya dan suami merasa sangat terbantu sekali untuk menyelamatkan pola komunikasi kami. Karena kami menyadari, rasa lelah dan penat seharian bekerja bisa membuat komunikasi kami tidak lancar.

Hari ini hari ke 5 latihan komunikasi produktif kami. Hari ini juga saya sudah dengan percaya diri menyiapkan menu untuk buka puasa kami berdua di rumah. Ternyata, menjelang ashar beliau mengabari bahwa beliau harus ikut buka puasa dengan teman kantornya. Bisa dibayangkan kan perasaan saya waktu itu? Dongkol. Wah, tau begini mending gak masak sekalian. Duh bener-bener cobaan pas puasa. 

Saat pak suami memberi kabar, jelas saya merajuk. Tapi akhirnya meng-iyakan. Meskipun sudah terbayang masakan saya akan sisa, karena beliau sudah makan diluar. Tapi saya tidak bilang. Kemudian saya teringat, daripada saya manyun seharian sama beliau saya katakan saja yang sebenarnya. Dan alhamdulillah ternyata pak suami responya baik. 



No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Follow Us @soratemplates